I don’t know where I goes wrong…seriously, when you just ignore me, never say a word to me. Maybe you heard I was saying something about you? Yes, I admit that.
You tak pernah bagi tahu apa pun pasal tuh, I dengar dari mulut orang lain, so the rumors started. I was among them who talked about this. I have my own reason not to tell straight to your face, because you never listen to me, never. For all my words, my story you just don’t give a damn.
Ya, memang I tak layak nak bagi you kata-kata nasihat, panduan sebab you kata I pun hidup terhuyung-hayang. So, fine, I never say anything lagi bila you cakap pasal masalah you. Then you kata I tak ambil kisah.
Ok, I tak dengar dari mulut you sendiri, tapi ramai yang bercerita pasal you. I pretend I know you, for all what we been through. Bila orang-orang cakap-cakap pasal you, I tak cakap apa pun, tapi itu dulu. Sekarang bila I tengok you macam ni, I pun mula bercakap juga, apa yang terbuku selama ini.
Sebab I tengok macam mana you layan orang di sekeliling you, bila time you susah baru you cari semua orang yang you selama ini jauhkan. I tahu, you cuba untuk hidup tanpa bergantung kepada orang lain, which is good for you. Tapi kenapa bila dah last resort baru you cari kami?
I tak kata I baik, dan I tak kisah kalau orang berkata-kata pasal I sebab mana ada manusia yang nampak kelemahan diri sendiri, dan mana ada manusia yang sempurna hingga tidak diperkatakan? You cuba jadi jujur kan? Memang I do respect that, tapi bila saatnya you jadi jujur sebab diri you tak suka dan melukakan hati orang lain, pedihnya tetap sama. Sebab itu bagi I, I rather diam bila you bercakap.
We all do care about you. Tapi you yang buat kami tak kisah akhirnya. Well as for me, I still care. I still mark you as my friend for no matter happen. You secret still in my deepest heart. Mungkin you dah ingat I dah bercerita tentang rahsia ini kepada orang lain? No, I am not.
Yes, I might tercakap jugak sometimes pasal-pasal benda lain, sebab I pun manusia, ada juga alpa dan khilafnya. Sebab tu you rasa I sama macam mereka yang sedang mengadili you kan. No I tak judge you simply, I kenal you. Tapi ada masa juga mereka lebih mengenali you lebih dari I.
Apa pun I tetap taknak judge you apa-apa sebab setiap manusia tetap ada kurang dan baik. Dan I tak tahu what is good, and how good is good and how bad is bad? Cuma I nak cakap kali ni, sebab mungkin I tak dapat cakap dengan you sejujur ini lagi untuk kesekian kalinya.
You, moving out is not a solution if you still don’t want to mingle around. You buatlah kerja apa pun, komunikasi dan perhubungan sesama manusia tetap kena ada. Berapa ramai orang yang boleh hidup sendiri? Sebab I tahu the main reason you pindah pun seba you rasa you dipulaukan.
Being jujur is good. But terlalu jujur juga boleh buat orang tak suka. Kita kena jaga juga hati orang atau the way you being jujur itu membuatkan orang sakit hati, mind your words.
You jangan terlalu mengharapkan orang, ada masa you independent, tapi bila you dah lost you cari balik orang-orang yang you dah buang untuk tolong you. You ingat, orang pun akan terasa bila time susah je you baru cari.
You terlalu yakin dalam berkata-kata hingga lupa ada masa you jilat balik kata-kata you. Ingat kita manusia, bukan robot yang telah disetkan untuk patuh terhadap sesuatu. Itu yang paling buat I tak suka pasal you, bila bercakap, you lupa ada lagi yang paling berkuasa untuk membolak-balikkan hati dan pendirian kita.
You dah 30an, jangan nak samakan diri you dengan orang lain yang masih muda. You tengok apa yang you ada pada usia macam ni? You jangan samakan dengan orang yang beza usia, you tengok orang lain yang sama baya dengan you, baru you tahu apa yang I maksudkan. You kejar apa? You nak apa? At the end apa yang you buat you menangis, kata dunia tidak adil sebab tak bagi kebahagiaan kepada you. Tapi sebenarnya you sendiri tak tahu bahagia tu apa? At the end you salahkan orang lain yang tak membawa bahagia kepada you.
That what you always do kan?